Panduan Visual & Parameter Siklus Canned (ISO 6983)
Siklus Canned mempermudah pemesinan kontur kompleks dengan mengompres puluhan pergerakan menjadi 1 atau 2 baris kode terstruktur.
Siklus Pembubutan Kasar Aksial (OD/ID)
G71 P(ns) Q(nf) U(Δu) W(Δw) F(f);
Breakdown Variabel Parameter:
- U (Baris 1): Kedalaman pemotongan radial ($\Delta d$) mm per pass.
- R (Baris 1): Jarak penarikan/retract pahat ($e$) mm setelah potong.
- P / Q: Nomor baris awal ($ns$) & akhir ($nf$) blok kontur profil.
- U (Baris 2): Sisa allowance finishing Sumbu X ($\Delta u$) diameter.
- W (Baris 2): Sisa allowance finishing Sumbu Z ($\Delta w$) aksial.
- F: Kecepatan pemakanan kasar (Feedrate mm/putaran).
Siklus Pembubutan Halus (Finishing)
Karakteristik & Penggunaan:
Dijalankan setelah siklus kasar (G71/G72/G73). Pahat finishing akan membaca ulang profil geometri dari baris P (start) hingga Q (end) lalu memotong habis sisa allowance U dan W dengan kecepatan feedrate halus.
Siklus Pembuatan Alur (Grooving)
G75 X(X_final) Z(Z_final) P(Δi) Q(Δk) F(f);
Penjelasan Variabel:
- X / Z: Koordinat diameter dan posisi aksial dasar alur akhir.
- P ($\Delta i$): Kedalaman patukan radikal Sumbu X ($\mu m$ / mikron).
- Q ($\Delta k$): Pergeseran lebar pahat alur Sumbu Z ($\mu m$).
- R: Relaksasi penarikan pahat alur untuk memecah tatal.
Siklus Pembubutan Ulir Multi-Pass
G76 X(X_min) Z(Z_end) P(h) Q(Δd1) F(L);
Breakdown Kode P(m)(r)(a):
m: Jumlah pemakanan halus akhir (01-99) | r: Chamfer ulir keluar | a: Sudut profil pisau ulir ($60^\circ$ metrik, $55^\circ$ witworth).
P (Baris 2): Tinggi profil ulir ($h$) dalam mikron | F: Kisar/Pitch Ulir (mm).
Siklus Pengeboran Terdalam (Peck Drilling)
Mata bor melakukan penetrasi sedalam Q ($\mu m$), lalu menarik diri kembali ke bidang acuan R untuk membuang tatal bor dan mendinginkan ujung pahat sebelum menusuk lebih dalam ke target Z.
Siklus Bubut Kasar Transversal (Facing)
G72 P(ns) Q(nf) U(Δu) W(Δw) F(f);
Mirip dengan G71, namun arah gerakan penyayatan memotong secara vertikal tegak lurus sumbu (Sumbu X) ideal untuk meratakan muka benda kerja tebal atau disc.
Parameter Utama & Rumus Pemotong CNC Turning (F, S, T, X/Z/U/W)
Pemahaman mendalam variabel pendukung, kontrol spindel, kecepatan pemakanan, offset pahat, dan sistem koordinat absolut/inkremental.
Kode S (Spindle Speed)
Mengatur kecepatan putaran spindel. Pada bubut CNC, Kode S memiliki dua moda operasi utama:
Dimana $V_c$ = Kecepatan potong bahan (m/mnt), $D$ = Diameter benda kerja (mm).
Kode F (Feedrate / Pemakanan)
Mengatur kecepatan eretan bergerak memotong benda kerja.
- Pembubutan Kasar (Roughing): F0.20 - F0.35 mm/rev
- Pembubutan Halus (Finishing): F0.05 - F0.12 mm/rev
- Pembuatan Ulir (Threading): F = Pitch Ulir (misal Pitch 1.5mm $\rightarrow$ F1.5)
Kode T (Tool Select & Offset)
Format 4 digit TXXYY digunakan untuk memilih nomor stasiun turret dan memanggil nomor koreksi/offset geometri pahat.
➔ Digit 3-4 (01): Memori Offset #1 (Geometry & Wear Offset)
T0100; (Menonaktifkan offset geometri pahat saat memindahkan turret ke titik aman home).
Sistem Koordinat (Absolut X, Z vs Inkremental U, W)
Pemrograman Absolut (X, Z) - G90
Semua titik diukur secara langsung dari satu titik pusat acuan nol benda kerja (Work Zero Point / WCS X0, Z0).
- Sumbu X: Selalu dinyatakan dalam nilai DIAMETER.
- Sumbu Z: Dinyatakan dalam nilai PANJANG AKSIAL (Z0 biasanya permukaan paling depan benda).
Pemrograman Inkremental (U, W) - G91
Titik posisi dihitung relatif terhadap posisi pahat terakhir saat itu.
- U: Pergeseran incremental diameter Sumbu X.
- W: Pergeseran incremental aksial Sumbu Z.
Parameter Tambahan (R, P, Q, I, K)
Lintasan Pahat Dasar: Satu Kali Jalan
Empat contoh pembubutan dasar. Yang ditampilkan hanya gambar bentuk akhir dan lintasan pahatnya, tanpa benda kerja dan tanpa animasi menyayat. Ikuti panah dari titik A, lalu B, C, dan seterusnya sambil membaca program di sebelahnya.
Gambar Teknik Target Benda Kerja (Blueprint)
Latihan Pemrograman CNC Turning
Diagram Titik Koordinat
Tabel Isian Kode Program CNC
| Blok | Kode G/M | Sumbu X (mm) | Sumbu Z (mm) | Radius R | Feed F | Langkah Kerja |
|---|
Gambar Kerja (satuan mm, Ø = diameter, dimensi Z dari muka Z0)
Daftar Ukuran (dari muka Z0 ke chuck)
✔️ G00 penyepatan, G01 lurus/chamfer/taper, G02 (CW) & G03 (CCW) untuk radius.
✔️ Tuliskan semua titik kontur secara berurutan dari muka (Z0) ke arah Z negatif. X = diameter.
Ketikkan Program G-Code Anda:
Kotak Uji Simulasi
━ potong (G01/G02/G03) ━ rapid (G00) ┅ kontur target | Scroll = zoom, tarik = geser
Tekan "Uji di Simulator" untuk menjalankan program Anda di sini.
Diberikan Program NC:
Tentukan Dimensi Benda Kerja (isi angka dalam mm):
Gambar hasil program (pembahasan):